Kamis, 04 April 2013

Do'a....


Seluruh makhluk berhajat kepada Allah dan membutuhkan apa yang ada di sisi-Nya, sedang Allah Maha Kaya tidak memerlukan mereka. Allah Subhanahu Wata'ala telah mewajibkan kepada hamba-Nya untuk berdoa.

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, yang artinya:
"Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina."  (Q.S. Al-Mu'min: 60)
Maksudnya dari berdo'a kepada-Ku. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :
"Siapa tidak memohon kepada Allah, maka Allah akan marah kepadanya." (H.R. Ibnu Majah).

Allah senang dengan permintaan hamba kepada-Nya dan mencintai mereka yang terus menerus meminta-Nya, serta mendekatkan mereka kepada-Nya.

Para Sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah menghayati hal ini, maka tak seorang pun dari mereka meremehkan sesuatu untuk memohon kepada Allah dan mereka tidak menengadahkan permintaan mereka kepada seorangpun dari makhluk-Nya. Ini dikarenakan kecintaan dan kedekatan mereka kepada RAbb mereka dan karena kedekatan Allah kepada mereka, sebagai pengamalan firman-Nya:
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat." (Q.S. Al-Baqarah:186)

Do'a mempunyai kedudukan yang agung di sisi Allah Subhanahu Wata'ala. Ia merupakan amalan yang paling mulia menurut Allah serta dapat menolak takdir. Do'a seorang muslim tentu saja dikabulkan, jika sebab-sebab terkabulnya do'a terpenuhi dan tidak ada hal-hal yang menghalanginya. Orang yang berdoa akan diberi salah satu dari hal-hal yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sabda berliau:
"Tidaklah seorang muslim berdo'a dengan do'a yang tidak mengandung dosa dan pemutusan tali silaturahmi, kecuali Allah akan memberikan kepadanya salah satu dari tiga hal: akan segera dikabulkan do'anya, atau Allah akan menjadikannya tabungan (pahala) di akhirat kelak, atau dengan do'a itu Allah akan menjauhkannya dari kejelekan yang setara dengan do'anya". Mereka berkata: "Kalau begitu kami akan memperbanyak (do'a)." Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjawab; "(Apa yang dimiliki) Allah lebih banyak." (H.R. Ahmad).

Do'a ada dua macam.
1/. Do'a ibadah, seperti sholat dan puasa.
2/. Do'a permintaan dan permohonan
Disadur dari buku Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir dari Al Qur'an Al Karim juz (28,29,30) disertai hukum-hukum penting bagi seorang muslim. Cetakan IV. Edisi Bahasa Indonesia. hal:178
-------------------
Artikel :  My Diary

Tidak ada komentar:

Posting Komentar